Kenangan Lama Terulang Kembali

 Pertemanan adalah suatu hal yang sangat penting dalam hidup seseorang dimana kita bisa saling berbagi dan saling menolong dalam kesulitan. Tapi arti pertemanan tidaklah seindah yang sering dibicarakan orang bagi Lena, saya sebut saja demikian namanya.


NAGAQQ: Situs Judi QQ Online Domino99 Pkv Games Terpercaya dan Terakurat se Asia

Kisah nyata ini dipaparkan oleh responden yang bersangkutan dilengkapi dengan foto diri dan foto lainnya yang terjadi sebagai bukti penguat.

Tapi karena etika yang harus saya pegang teguh, maka data-data pendukung tersebut tidak akan pernah saya ekspose untuk dan kepada siapapun. Menurut pengakuan Lena, kejadian berikut ini terjadi beberapa bulan yang lalu ketika liburan sekolah anaknya tiba.

Sebagai keluarga dari kalangan atas, menghabiskan waktu liburan berbintang lima di Nusa Dua Bali bukanlah masalah bagi keluarga Lena. Selama beberapa hari Lena menghabiskan waktu liburan dengan suami dan dua orang anaknya disana.

Setelah beberapa hari, suami Lena mengajaknya untuk ke Lombok. Tapi dengan alasan Lena merasa bosan dengan tempat itu, juga perjalanan dengan kapal fery yang yang cukup makan waktu, maka Lena menolak ajakan suaminya itu.Akhirnya suami dan kedua anaknya segera menuju Lombok tanpa Lena.

Lena, 30 tahun, walau sudah punya anak dua orang tapi penampilan dan gayanya mirip dengan layaknya gadis kota masa kini. Wajah sangat cantik, putih dan tubuh sintal selalu membuat lelaki manapun akan tertarik. Salah satu nilai lebih dari rumah tangga Lena adalah kebebasan yang diberikan suaminya kepada Lena untuk boleh bergaul atau jalan dengan siapa saja asal Lena selalu jujur kepada suaminya itu.

Hal ini terjadi karena suaminya sangat tahu akan libido Lena yang sangat tinggi hingga suaminya agak kewalahan dalam melayani kebutuhan seksual Lena. Dan nilai lebih dari Lena adalah kejujuran kepada suaminya bila dia jalan dan main dengan pria lain.

Pagi itu di restoran hotel, ketika Lena sedang sarapan pagi..

“Hei..!” terdengar suara diiringi dengan tepukan tangan di pundak Lena.
“Hei, Ani.. Abiem.. Pak Randi..” sahut Lena senang ketika melihat mereka bertiga.
“Mana suamimu?” tanya Ani.
“Sedang ke Lombok dengan anak-anak” jawab Lena.

Mereka pun segera duduk dan sarapan pagi bersama satu meja. Ani dan Abiem adalah teman bisnis suami Lena di Jakarta, sedangkan Randi adalah seorang dokter duda, yang jadi dokter keluarga Lena. Randi dikenalkan kepada keluarga Lena oleh Ani dan Abiem dulunya.

“Nanti malam kita turun yuk? Kita habiskan malam bersama di diskotik” ajak Abiem kepada Lena.
“Entahlah..” kata Lena.
“Loh kenapa? Ayolah Bu Lena, kita sekali-sekali bergembira bersama” kata Randi ikut menyela sambil tersenyum menatap Lena.
“Ikutlah, Lena.. Masa cuma aku seorang ceweknya..” kata Ani.
“Baiklah kalau begitu.. Aku ikut” kata Lena sambil tersenyum.

“Kamu tinggal di kamar berapa?” tanya Abiem kepada Lena.
“Aku di suite room..” kata Lena sambil menyebutkan nomor kamarnya.
“Ha? Kalau begitu kita bersebelahan dong..” kata Ani sambil menyebutkan nomor kamar mereka.
“Yee.. Kok aku tidak tahu, ya? Kapan kalian check in?” tanya Lena.
“Semalem. Tadinya kami mau tinggal di kamar lain, tapi karena sudah penuh, akhirnya kami ditunjukkan kamar yang masih pada kosong..” kata Abiem.
“Tau nggak kalau kamar kita terhubung oleh connecting door, Ni?” kata Lena kepada Ani.
“Iya? Berarti kita bisa kumpul-kumpul nih..” kata Ani girang.
“Oke deh, Lena.. Nanti malam kita pergi bareng ke Diskotik, ya?’ ujar Abiem.
“Aku bawa minuman enak dari Perancis nanti..” kata Abiem lagi.
“Baiklah. Kalian pada mau kemana?” tanya Lena.
“Kami ada keperluan dulu. Bye..” kata Ani sambil bangkit diikuti Abiem dan Randi lalu mereka pergi.

Malamnya dengan memakai T-shirt ketat plus rok katun sangat mini sehingga paha mulusnya tampak dengan indah, Lena berangkat dengan mereka ke diskotik.

“Kita minum dulu deh agar hangat” kata Abiem sambil menuang minuman bawaannya ke dalam gelas dan disodorkan kepada Lena.
“Okay.. Siapa takut..” kata Lena sambil meneguk minumannya.
“Hm.. Enak.. Manis.. Give me more, please.” kata Lena kepada Abiem. Abiempun segera menuang lagi minuman ke gelas Lena yang sudah kosong.
“Jangan terlalu banyak, Lena.. Nanti kamu jadi hot loh..” kata Ani sambil tertawa. Mereka tertawa-tawa sambil menikmati minuman berakohol diiringi lagu yang diputar DJ.
“Turun yuk..” ajak Randi kepada Lena.
“Ayo..”, kata Lena sambil bangkit.

Perasaannya sudah mulai terpengaruh alkohol. Akhirnya Ani dan Abiem serta Lena dan Randi melantai mengikuti hentakan irama yang cepat. Sampai akhirnya ketika lagu berganti ke irama slow, Lena dan Randi saling berangkulan dan berdansa mengikuti alunan irama lagu.

“Mmhh..” Lena mendesah hampir tak tedengar ketika dadanya bersentuhan dengan dada Randi.

Entah karena pengaruh alkohol atau memang karena libido Lena yang tinggi, puting susu Lena mengeras dan makin mengeras ketika dadanya bersentuhan dengan badan Randi. Gairah Lena bangkit karenanya. Tapi Lena masih bisa menahan dirinya. Mereka terus menikmati waktu yang ada sambil meneguk minuman hingga wajah mereka memerah. Lena benar-benar menikmati malam itu selagi bisa bebas dari beban pekerjaan dan anak-anaknya. Sampai ketika waktu menunjukkan jam 1.00 pagi mereka segera pulang ke hotel.

“Kita ngobrol di kamar saja, yuk?” kata Abiem.
“Okay.. Nanti aku buka connecting door-nya” kata Lena sambil berlalu menuju kamarnya.

Sementara Ani, Abiem dan Randi masih duduk-duduk di lobby. Sesampai di kamar, Lena segera membuka connecting door-nya, lalu dia ketuk pintu sebelahnya. Tidak ada jawaban.

“Ah, masih pada di bawah barang kali..” pikir Lena sambil merebahkan badannya di ranjang.

Hampir setengah jam menunggu, ternyata mereka tidak datang juga. Akhirnya Lena memutuskan untuk berendam air hangat dan mandi selama beberapa menit.

“Hei.. Sorry kami kelamaan..” suara Ani yang tiba-tiba masuk kamar mandi mengagetkan Lena yang baru saja memakai kimono.
“Abiem dan Randi di ruang tengah..” kata Ani lagi sambil agak sempoyongan.
“Kamar kamu enak juga ada ruang tamunya.. Kita bisa ngobrol disini..” kata Ani lagi.
“Shit!! Ngapain kumpul di kamar aku?” bisik hati Lena.
“Hei perempuan! Cepatlah kemari.. Kita habiskan sisa minuman tadi” terdengar suara Abiem memanggil. Akhirnya mereka berempat lagi-lagi meneguk bergelas alkohol yang dibawa Abiem.
“Ohh.. Gawat! Kenapa aku jadi pengen..” hati Lena berbisik ketika pengaruh alkohol mulai menjalar di tubuhnya.

Terasa oleh Lena buah dada serta puting susunya mulai mengeras lagi, sementara memeknya terasa berdenyut basah menahan gairah..

“Aku akan hirup udara segar dulu..” kata Lena sambil bangkit agak terhuyung menuju teras. Dihirupnya udara malam dalam-dalam untuk mengurangi sesuatu di dalam tubuhnya yang mulai menggoda imannya.

“Ohh..” tiba-tiba terdengar suara Abiem mendesah keras dari dalam. Lena segera melongokan kepalanya untuk melihat apa yang terjadi.

“Oh my God!” batin Lena ketika melihat apa yang terjadi. Gairah dan denyutan memeknya semakin terasa menggoda.

Di depan matanya, Lena melihat bagaimana Ani berciuman dengan suaminya di kursi sambil tangannya mengocok kontol Abiem yang sudah tegak. Celana Abiem hanya di buka dan diperosotkan sebatas pahanya saja.

“Ohh.. Cepat hisap kontol aku, bitch!” kata Abiem kepada Ani. Dengan serta merta Ani menurunkan kepalanya, lalu dengan segera kontol Abiem sudah dilahapnya sambil tetap dikocok pelan.
“Ooh..” desah Abiem ketika lidah Ani menjilati kepala kontolnya sambil batangnya tetap dikocok tangan Ani.

“Apa yang harus aku lakukan?” batin Lena ketika melihat kontol Abiem yang basah dijilat dan dihisap mulut Ani.

Gairahnya semakin memuncak. Dengan mata agak nanar terus dilihatnya Ani dan Abiem. Antara sadar dan tidak, tak terasa oleh Lena ketika Randi menempelkan tubuhnya dari belakang. Tangan Randi menyusuri kaki Lena dari betis sampai paha lalu naik ke pantat Lena yang belum sempat memakai pakaian dalam sejak selesai mandi tadi..

“Hei! Pak Randi ngapain?!” kata Lena kaget sambil menepis tangan Randi dari pantatnya.
“Kita sama-sama tahu sama-sama mau kan..” kata Randi sambil mendekati Helena.

Lena segera menghindar dan berlari menuju kamarnya melewati Ani dan Abiem yang sedang asyik melakukan oral seks. Ani dan Abiem sampai kaget dan menghentikan cumbuan mereka ketika melihat Lena melintas. Di dalam kamarnya Lena masih bingung dan teringat akan oral seks Ani dan Abeim serta perlakuan Randi kepadanya. Sebetulnya gairah Lena sudah sangat memuncak saat itu, tapi entah kenapa masih ada rasa ragu di hatinya.

“Ada apa Lena?” tiba-tiba Ani masuk kamar dan menghampiri Lena yang masih berdiri.
“Entahlah, An.. Aku.. Aku aku tak tahu..” kata Lena sambil melepas kimono lalu segera memakai celana dalamnya.

Tapi ketika Lena akan memakai memakai Bra, tiba-tiba Ani memeluknya dari belakang hingga Lena tidak jadi memakai Bra tersebut.

“Ayolah Lena, kita nikmati malam ini..” bisik Ani ke telinga Lena.
“Mmhh..”, desah Lena ketika tangan Ani mengusap seluruh badannya. Usapan dan belaian tangan Ani kembali mengobarkan gairah Helena yang sempat surut.

“Kapan lagi kita bisa bersama seperti ini?” bisik Ani lagi sambil tangannya meremas kedua buah dada Lena dari belakang.
“Ohh..” desah Lena sambil terpejam menikmati sensasi jari tangan Ani ketika memainkan dan memelintir puting susunya.
“Mmhh.. Ohh..” desah Lena makin keras ketika lidah dan bibir Ani menyusuri telinga, tengkuk dan lehernya sembari tangannya tetap meremas dan memainkan puting susu Lena.
“Nikmati saja malam ini..” bisik Ani sambil membalikan badan Lena dan merebahkannya di ranjang.
“Oww..” jerit lirih Lena ketika lidah dan bibir Ani menciumi dan menjilati buah dada serta puting susunya.
“Aniihh.. Oohhsshh..” jerit Lena makin keras ketika jari Ani masuk ke celana dalam dan menggosok memeknya.

Tubuh Lena menggeliat terbawa rasa nikmat dan terlepasnya himpitan gairah yang tertahan sebelumnya.

“Kamu menyukai ini?” bisik Ani sambil lidah dan mulutnya turun menyusuri perut sementara tangannya melepas celana dalam yang dipakai Lena.
“Ohh.. Anniihh..” jerit Lena ketika ada rasa nikmat yang menjalar ketika lidah Ani dengan liar menyusuri belahan memeknya.
“Ohh Ani.. Enakkhh” desah Lena waktu lidah Ani menjilati kelentit dan sesekali mengulumnya.
“Anniihh.. Akku.. Keluarrhh..!” jerit Lena sambil menggelinjang dan mendesakkan kepala Ani ke memeknya ketika ada semburan hangat terasa di memeknya yang disertai rasa nikmat yang luar biasa.

Ani tersenyum sambil bangkit lalu memeluk dan melumat bibir Lena.

“Aku baru kali ini merasakan bercumbu dengan wanita.. Ternyata memuaskan..” bisik Lena sambil sesekali mengecup bibir Ani. Ketika Lena dan Ani saling lumat bibir, terasa oleh Lena ada tangan yang menjamah, membelai dan meremas pelan buah dadanya.

“Sayang, kamu layani si Randi..” Abiem menyuruh dan menarik tubuh Ani dari atas tubuh Lena.
“Kamu menyukai permainan istriku, Lena?” kata Abiem yang sudah telanjang bulat sambil menindih tubuh Lena serta mulai menciumi leher lalu turun ke buah dada Lena.

“Jangaann!! “ teriak Lena sambil meronta menjauhkan wajah Abiem dari buah dadanya. Tapi Abiem dengan cepat memegang kedua tangan Lena, lalu lidah dan mulutnya kembali meneruskan menjilati buah dada dan puting susu Lena.

“Ohh.. Jangaannhh.. Janghh.. Jangannhh..” rintih Lena diantara rasa malu, rasa terhina, serta rasa nikmat ketika lidah Abiem bisa memberikan rasa itu. Apalagi ketika kontol Abiem yang tegang dan tegak mengesek-gesek memeknya yang sudah basah. Bahkan ketika lidah Abiem turun ke perut, turun lagi hingga mencapai memeknya, Lena kembali menggelepar dalam kenikmatan walau hatinya menolak diperlakukan demikian.

“Jangannhh, Biem..!” jerit lirih Lena ketika Abiem mulai mengarahkan kontol ke lubang memeknya. Ani-pun yang sedang asyik disetubuhi Randi, sempat menghentikan persetubuhannya lalu bangkit dan mencoba memegang kontol Abiem agar tidak menyetubuhi Lena.

“Sudah! Kamu nikmati saja kontol si Randi sana!” kata Abiem agak keras sambil mendorong tubuh Ani.
“Sudahlah, Ani.. Sini!” kata Randi sambil menarik dan merebahkan tubuh Ani di karpet lalu kembali menyetubuhi istri temannya itu.
“Ohh..!” terdengar desah Lena ketika kontol Abiem masuk ke memeknya lalu dengan kasar dan cepat Abiem menggenjotnya.

“Jangan, Biemm.. Lepaskan aku!” jerit lirih Lena di sela rasa sakit dan nikmat ketika kontol Abiem keluar masuk memeknya.
“Fuck you, bitch!” kata Abiem sambil mengangkat satu kaki Lena dan di tahan oleh pundaknya.
“Ohh.. Memekmu nikmat, Lena..” kata Abiem sambil memompa kontolnya lebih dalam dengan posisi demikian.
“Ohh.. Mmhh..” desah Lena sambil terpejam. Rasa sakit yang ada kini berganti rasa nikmat yang luar biasa.
“Bagaimana rasanya, sayang..” terdengar suara Ani di samping Lena ketika Ani mengganti posisi dengan doggy style di atas ranjang.
“Kamu nikmati saja malam ini, Lena.. Kapan lagi kita bisa bersama seperti ini..” Randi menyela sambil mengenjot memek Ani dalam posisi menungging.

“Mmhh.. Sshh.. Ohh” Lena hanya menjawab dengan desahan pertanda sedang menikmati suatu kenikmatan ketika Abiem dengan ganas mengeluarmasukkan kontol ke memeknya.

“Ooww.. Ohh..!” terdengar suara Lena menjerit sambil memegang tangan Abiem dengan kencang. Sementara tubuhnya menggeliat serta mendesakkan memeknya ke kontol Abiem dan menggoyangnya dengan cepat.

“Serr! Serr! Serr!” kembali memek Lena mengeluarkan air mani yang menyembur hangat di dalam memeknya.
“Ohh.. Fuck you! Fuck you!” kata Abiem sambil menggenjot kontolnya makin cepat dan makin cepat.
“Crott! Croott! Crott!” air mani Abiem menyembur banyak di dalam memek Lena.
“Oohh..!!” desah Abiem sambil merebahkan tubuhnya menindih tubuh Lena.

NAGAQQ: Situs Judi QQ Online Domino99 Pkv Games Terpercaya dan Terakurat se Asia

Lena hanya bisa memejamkan mata setelahnya. Rasa lelah serta pengaruh alkohol yang masih ada membuatnya tak mempedulikan lagi keadaan disekelilingnya. Yang sempat terdengar oleh telinga Lena adalah teriakan kenikmatan yang keluar dari mulut Ani dan Randi yang sedang asyik bersetubuh di depan suami Ani sendiri. Mata Lena sedikit demi sedikit makin berat. Hanya rasa nyaman dan sisa-sisa kenikmatan di memek Lena yang membuat memeknya berdenyut-denyut hingga Lena tertidur..

Lena tertidur sampai siang hari dalam keadaan telanjang bulat. Tubuhnya tertidur hanya diselimuti oleh bed cover. Tak terdengar olehnya ketukan pintu oleh cleaning service. Sehingga ketika cleaning service membuka pintu dengan kunci cadangan yang dia bawa, dia begitu terkejut melihat tubuh molek tergolek di ranjang.

“Eh.., maaf Bu.. Saya kira tidak ada siapa-siapa di dalam” kata petugas kebersihan tersebut.
“Tidak apa-apa.. Kembali lagi saja dan bereskan kamar saya nanti agak siang..” kata Lena sambil menyelimuti tubuhnya lebih rapat.

Setelah petugas itu keluar, Lena hanya bisa merenungi apa yang terjadi semalam. Lena sendiri merasa heran, dirinya tidak mau dipaksa, diperkosa, entah apapun namanya, tapi yang jelas dirinya begitu menikmati perlakuan orang lain yang begitu kasar pada dirinya pada akhirnya..

Lena memang sangat suka berpetualang seks dari sebelum menikah sampai sekarang, tapi belum pernah merasakan sensasi kenikmatan seperti yang dirasakan semalam.. Ingin rasa hati Lena menceritakan hal ini kepada suaminya, tapi pertentangan batin terjadi dalam hatinya karena hal ini menyangkut kepada teman-teman baik suaminya. Bahkan terbersit keinginan Lena untuk kembali ingin mendapatkan sensasi kenikmatan dengan menjadi objek pemaksaan seksual..

NAGAQQ: Situs Judi QQ Online Domino99 Pkv Games Terpercaya dan Terakurat se Asia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Della Penyanyi Cafe Yang Menggoda

Pengalaman Seks Dengan Ibu Temenku

Percintaanku Berawal dari Guru Private